Saturday, September 15, 2007

Orgasme Dan Manfaatnya Buat Kesehatan

Lihat Gambar

Apa hebatnya seks tanpa orgasme! Pastinya setiap orang menikmati saat-saat puncak ini sewaktu bercinta. Biasanya, semakin bertambah usia, orang cenderung semakin tak menaruh perhatian pada hal-hal terkait seks. Setiap pasangan makin merasa nyaman dengan hubungan yang mereka jalani selama bertahun-tahun dan bahkan agak sulit menikmati romatisme di senja hari bersama pasangan, yang ada malah tenggelam dalam kesibukan pekerjaan masing-masing.

Sebenarnya, orgasme bukan hanya sekedar inti dari sebuah hubungan seksual, namun juga memiliki fungsi penting bagi kesehatan. Alfrde Kinsey, seorang psikolog melakukan penelitian tentang kehidupan seksual pria dan wanita di tahun 1950-an, yang membuatnya jadi terkenal saat itu. Akan tetapi informasi yang diluncurkannya sebenarnya lebih penting dari pada studi itu sendiri. Dalam salah satu laporan yang dirilis, Kinsey menyebut seks terbukti mampu mengurangi stress. Dalam laporan yang sama juga ditunjukan perbedaan besar dalam kekerasan dengan frekuensi seks dan orgasme. Bagi kebanyakan orang yang menikmati seks dan orgasme secara teratur lebih membuat mereka tak agresif dan tak melakukan tindak kekerasan dari pada individu yang kurang. Dari laporan ini, disimpulkan kalau kepuasan seks dan orgasme memiliki pengaruh jangka panjang dalam meredam kemarahan dan membantu keseimbangan kesehatan jiwa.

Studi yang dilakukan bertahun-tahun kemudian menunjukan bahwa frekuensi hubungan seksual dan orgasme memperkecil tingkat kematian pada pria dan wanita. Sebagai tambahan, seks juga mengurangi resiko penyakit jantung pada kaum wanita. Pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif cenderung lebih menikmati kehidupan dengan resiko kesehatan yang lebih rendah dibanding dengan pasangan yang kurang aktif. Dudley Chapman, seorang gynecologist, meyakini kebenaran studi yang dilakukan oleh para psikolog di universitas Wilkes, yang menyebut orgasme membantu tubuh kita memerangi segala macam infeksi. Dan inilah alasan kenapa pasangan yang melakukan hubungan seksual secara aktif jauh dari penyakit.

Sebuah studi lain yang dilakukan di Melbourne, Australia menemukan korelasi antara ejakulasi dan kanker prostat. Beberapa pria berusia antara 20 hinga 50 tahun dilibatkan dalam penelitian ini. Studi ini mengungkapkan kalau frekuensi ejakulasi mampu mengurangi resiko menakutkan dari kanker prostat. Studi ini juga menerangkan kalau bukan hanya resiko kanker prostat yang berkurang, tapi ferkuensi orgasme juga mampu mencegah rasa sakit waktu buang air kecil pada para pria di tahun-tahun senior mereka. Dan disimpulkan dari studi tersebut kalau ejakulasi memiliki peran peting dalam memperbaiki kesehatan prostat serta mencegah masalah prostat untuk selanjutnya.

Sebenarnya, seks dan orgasme merupakan sebuah cara bagi tubuh kita untuk melepaskan stress dan kecemasan yang menumpuk sepanjang hari sejalan dengan aktivitas yang padat. Terlepas dari adanya bukti ilmiah atau bukan, yang perlu Anda sadari hanyalah bagaimana cara bersantai dan merasa tenang setelah Anda memperoleh orgasme dan Anda akan segera menyadari kalau tubuh Anda memang membutuhkan rehat dari realitas. (artb/erl)

Tiga Posisi Bercinta Terbaik

Lihat Gambar

Membaca Kama Sutra atau Kebun Wewangian (Perfumed Garden) dan mempelajari berbagai posisi bercinta berdasarkan itu, kita akan mendapati sejumlah posisi bercinta yang dapat Anda berikan untuk saling memuasakan dalam kehidupan seksual Anda bersama pasangan.

Sebenarnya ada tiga posisi seksual terbaik di dunia ini yang diambil dari Kama Sutra dan Kebun Wewangian. Kalau melihat karya-karya itu, sepertinya di jaman kuno-pun telah dikenal tentang titik rangsang kaum wanita, dimana bukan hanya terbatas pada clitoris, G-spot dan T-Zone saja...segala yang berhubungan dengan hukum dan pengetahuan dari panduan berhubungan seksual dari jaman hedonis diungkapkan dengan gamblang, seperti yang ditulis dalam kitab India dan Cina. Sebenarnya dalam kitab panduan hubungan seksual di awal jaman, seperti Tantra misalnya, telah memberikan petunjuk secara detail tentang bagaimana melakukan hubungan seksual, yang bahkan masih sulit kita bayangkan di masa kini.

Pada dasarnya, ada tiga posisi yang paling utama yang dapatdari pengalaman khusus umat manusia, yakni gaya kepiting, Dok-al-Arz (dari bahasa Arab), dan posisi kuda (modifikasi dari posisi missionary)

Kepiting:

Ini sama sekali bukan doggy style, pria dan wanita dalam posisi berbaring berhadapan. Pihak pria melakukan penetrasi diantara kaki pihak wanita, sedang salah satu kaki pihak wanita melintang melewati salah satu paha pihak pria.


Gaya Kepiting
Posisi ini memungkinkan untuk pihak pria melakukan penetrasi mendalam dan memberikan rangsangan lebih pada klitoris.

Dok-al-Arz

Ini merupakan posisi yang paling terkenal di Arab (dari awal 1400-an), yang dituangkan dalam buku Kebun Wewangian Perfume Garden yang ditulis Muhammad ibn Muhammad al-Nafzaw.

Gaya ini direkomendasikan bagi pihak pria yang mengharapkan pihak wanita terus bermain cinta padanya. Gerakannya cukup mudah, pria duduk di tepi tempat tidur, dengan kaki berpijak pada lantai. Sedang pihak wanita berdiri dihadapannya sambil terus memberikan ciuman. Pihak wanita yang bertindak melakukan penetrasi dengan terus memberikan mencium sambil melingkarkan kaki di pinggang pria. Dalam posisi ini wanita yang memegang kontrol. Kehebatan dari gaya ini adalah adanya stimulasi klitros dan G-spot, bahkan bagian T-zone yang berada di balik dubur.


Gaya Kuda

Gaya ini merupakan favorit dari gaya seks Tao. Kehebatan gaya ini adalah memberikan ereksi maksimum pada pihak pria, dan pihak wanita mendapat penetrasi mendalam, serta stimulasi G-spot, demikian juga dengan T-zone penuh.

Pihak wanita berbaring di tempat tidur yang tinggi atau meja, sedang pihak pria dalam posisi berdiri. Wanita dalam posisi mengangkang serta mengangkat lutut hingga ke dada, sementara pria melakukan penetrasi.

Soal gaya bercinta, dari jaman ke jaman sebenarnya sangat banyak pilihan yang dapat diambil sebagai variasi. Tapi dalam sepanjang sejarah tiga posisi tersebut yang dianggap paling baik. (artb/erl)

Pakar Hypnosis: Mengintip Surga Lewat Seks

Lihat Gambar

Pakar hypnosis, Anisah Kortschak M.Psi. MCht, berpendapat bahwa hubungan seks suami istri yang dilakukan dengan harmonis hingga orgasme merupakan kesempatan yang diberikan Tuhan kepada manusia untuk mengintip surga. Pendapat tersebut disampaikan Anisah, dalam seminar sehari tentang hypnoseks, Sabtu (20/01), di hotel Victoria Banjarmasin.

Menurut psikolog asal Jakarta itu, orgasme yang dilakukan melalui hubungan suami istri yang aman dan nyaman, merupakan kesempatan bagi manusia untuk mengintip indahnya surga. Artinya, kegiatan seksual yang dilakukan oleh suami istri itu adalah salah satu ibadah, bila dilakukan dengan benar akan mendapatkan pahala yang berlimpah.

Sayangnya tambah Anisah keindahan tersebut, diberikan dalam waktu yang cukup singkat, tidak lebih dari lima menit, sehingga manusia menjadi ketagihan untuk kembali mengintip "surga" tersebut.

Agar kegiatan yang indah tersebut tidak menjadi kegiatan yang rutinitas dan membosankan, pasangan suami istri harus sama-sama memiliki kemampuan untuk menghypnotis pasangan masing-masing.

Sebagaimana layaknya orang akan menghadap Tuhan, baik itu shalat ke masjid, ke gereja maupun ke tempat peribadatan lainnya, yang harus dalam kondisi bersih dan wangi, hubungan seks suami istripun harus demikian juga.

Di antaranya, dengan selalu menjaga hubungan suami istri tetap harmonis aman dan nyaman, bagi masing-masing pasangan. Selalu ada aroma terapi dalam setiap kesempatan bersama pasangan, kamar tidur dan penampilan diri yang selalu rapi dan bersih adalah salah satu cara untuk selalu menghipnotis pasangan dan menjaga kenyamanan hubungan itu.

Selain berdo'a dan berusaha, katanya, kunci sukses seseorang juga berasal dari kesuksesan saat berhubungan suami istri.

Menurutnya, hubungan suami istri yang aman dan nyaman, mampu mendorong kreatifitas seseorang sesuai dengan minat dan bakatnya. Karena pada saat suami istri berhubungan seks, di situ tidak ada lagi laki-laki dan perempuan, keduanya bersatu dalam kekuatan energi yang luar biasa.

Energi yang dihasilkan dari hubungan tersebut, tambahnya secara otomatis akan tersalurkan menjadi energi positif yang memacu kerja otak dan kreatifitas.

"Di saat pasangan sedang dalam kondisi saling merayu, masing-masing bisa saling menghipnotis dengan membisikkan kata-kata lembut ke alam bawah sadarnya, yang akhirnya bisa membawa hubungan tersebut ke hal yang lebih baik," katanya.

Menurutnya, bila pasangan telah mampu menyentuh alam bawah sadar satu dengan lainnya, tambahnya, jangan sekali-kali membisikkan kata negatif, misalnya kata "jangan" dan "tidak".

Dicontohkannya, pada saat seseorang sedang terhipnotis atau alam bawah sadarnya sedang bekerja, dibisikkan kata "jangan pukul saya", yang terjadi justru kita akan dipukul, karena alam bawah sadar menolak kata "jangan".

Contoh lainnya, tambah Anis, saat pasangan kita membaca dengan konsentrasi yang tinggi, maka kita bisikkan kata, "bila aku panggil namamu, kamu bahagia".

Pada saat dia selesai dari konsentrasinya, kemudian kita panggil namanya, secara otomatis dia akan tampak berseri bahagia, karena alam bawah sadarnya yang bekerja.

"Pada dasarnya hypnotis adalah permainan logika, semuanya adalah ilmiah, mengingat 80 persen lebih dari alam pikiran manusia adalah dibawah sadar," katanya.

Alam bawah sadar bila dioptimalkan akan berdampak positif bagi kelangsungan hidup manusia, karana alam bawah sadar menolak hal-hal yang negatif. (*/rit)